Kenali Resiko dan Keuntungan Utang Jangka Panjang Sebelum Berhutang


Baik finansial pribadi maupun perusahaan, familiar dengan istilah berutang. Terlebih lagi di dunia usaha, utang seolah telah menjadi keperluan pokok untuk dapat menjalankan dan mengembangkan perusahaan.

Sehingga, nyaris sebagian besar perusahaan yang dijalankan dan dikelola dengan unik utang untuk meningkatkan modalnya. Sebab, minimnya modal sering menjadi penghambat perputaran finansial untuk menggerakkan perusahaan.

Utang sendiri terdiri dari utang jangka pendek dan jangka panjang. Namun lazimnya utang jangka panjang menjadi opsi sebagai solusi untuk perusahaan yang memerlukan dana dalam jumlah besar, untuk melakukan pembelian mesin-mesin, aset atau pabrik baru, dan lainnya.

Kendati utang jangka panjang ini lebih dijadikan opsi untuk unik pinjaman, terdapat baiknya kenali lebih dulu risiko maupun keuntungannya. Berikut risiko utang jangka panjang:

1. Adanya Risiko Penurunan Nilai Saham



Risiko penurunan nilai saham ini seringkali akan berlaku untuk perusahaan dalam skala besar yang telah memasarkan saham mereka di pasar saham. Besaran nilai utang dapat saja memengaruhi nilai jual saham di pasar, di mana jumlah utang yang besar bisa jadi akan menciptakan nilai saham menjadi turun. Jelas, ini risiko yang paling besar untuk perusahaan, karena dapat saja menciptakan perusahaan merasakan kerugian dalam jumlah yang paling besar.

2. Risiko Pelunasan Utang



Kemampuan perusahaan dalam melunasi utang pasti akan paling tergantung pada kinerjanya. Risiko tersebut selalu terdapat dalam pertumbuhan kinerja perusahaan, walaupun perusahaan sudah menerima sebanyak suntikan dana dalam format utang jangka panjang. Tenggat masa-masa pinjaman yang panjang ini, akan paling berisiko untuk perusahaan untuk dapat melunasi utangnya bila kinerjanya tidak sebagus laksana yang diharapkan.

3. Bisa Membebani Keuangan



Semua jenis utang pastinya adalah beban. Utang jangka panjang ini pun akan membebani finansial di masa yang bakal datang. Bukan melulu pokok utang saja, beban ongkos serta bunga pun akan membebani finansial terutama bila perusahaan tidak mengindikasikan kinerja yang baik.

4. Beban Pengeluaran Bulanan Menjadi Tinggi



Kendati sudah mempunyai tenggat masa-masa yang lumayan lama dapat saja besaran angsuran jangka panjang akan memberi beban pada pengeluaran masing-masing bulannya. Jumlah utang yang besar ini bakal berbanding lurus dengan jumlah angsuran yang lumayan besar dan dilangsungkan lama.

Pun demikian, sebanyak risiko yang ada pada utang jangka panjang ini tetap dapat diatasi dengan baik, terutama andai pihak manajemen perusahaan memiliki keterampilan yang baik dalam mengelola utang tersebut.

Bila terdapat yang namanya risiko, maka bakal ada sebanyak keuntungan yang dapat diperoleh dari utang jangka panjang ini. Apa saja?

1. Utang Tidak Memengaruhi Manajemen Perusahaan



Di dalam pengadaan utang jangka panjang, sumber utang atau biasa yang dinamakan pemegang obligasi (surat utang) tidak bakal mempunyai hak suara di dalam berlangsungnya perusahaan tersebut. Hal ini paling baik untuk perusahaan, sebab perusahaan tidak perlu mengerjakan perubahan di dalam manajemen dan operasional perusahaan atas pengadaan utang jangka panjang itu.

2. Bisa Memanfaatkan Bunga yang Lebih Rendah



Utang jangka panjang bakal diterapkaan sebanyak bunga yang lantas menjadi beban untuk pihak manajemen perusahaan. Namun urusan ini masih enteng dan lumayan menguntungkan dikomparasikan dengan besaran dividen yang dibayarkan untuk pemegang saham di dalam perusahaan.

3. Bisa Untuk Mengurangi Pajak



Dengan mengerjakan utang jangka panjang, maka deviden yang akan diperoleh ialah bisa meminimalisir beban pajak yang ada. Sebab andai dividen yang diserahkan kepada pemegang saham tidak dibebankan sebagai ongkos dan memunculkan sejumlah beban pajak untuk perusahaan, maka bunga pinjaman malah termasuk dalam beban ongkos dan tidak memunculkan pajak untuk perusahaan.

Perhitungkan dan Rencanakan dengan Matang Bila Ingin Utang Jangka Panjang

Walaupun untuk kebajikan dan pertumbuhan usaha, pengadaan utang jangka panjang tetap mesti dilaksanakan dengan sarat pentimbangan. Pastikan utang ini akan dominan posisitf untuk perusahaan, sampai-sampai kelas dapat memiliki keterampilan yang baik guna melunasinya.

Note: Layanan Dana Tunai Pinjaman Cepat Cair Di Daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Seluruh Wilayah Indonesia Proses Cepat Syarat Mudah Non BI Checking. Informasi Lengkap Anda dapat Menghubungi Kami disini.
Disqus Comments