Kredit Multiguna Agunan Rumah Pinjaman Uang

Tak perlu pusing mencari pinjaman bila Anda hendak merenovasi rumah, karena berbagai bank telah menyediakan banyak pilihan kredit untuk renovasi. Dua pembiayaan dari bank yang bisa menjadi referensi adalah kredit renovasi dan kredit multiguna. Kredit multiguna merupakan pinjaman dari bank yang dapat digunakan bergam keperluan, seperti biaya pendidikan, kesehatan, renovasi rumah bahkan untuk kebutuhan konsumtif seperti pembelian barang elektronik, mobil, pernikahan, dan traveling. 

Plafon dana antarbank dalam pemberian kredit multiguna ini berbeda-beda, tapi rata-rata plafon dipatok berkisar Rp 2 juta – Rp 2 Milyar. Pada bank di daerah, plafon dana biasanya bisa lebih rendah dari kisaran tersebut. Sedangkan untuk persyaratan, setiap bank umumnya memberi aturan sama yakni peminjam harus Warga Negara Indonesia (WNI), berpengahsilan tetap dengan masa kerja minimal 2 tahun, usia minimal 21 tahun dan batas pelunasan kredit maksimal usia 55 tahun untuk karyawan dan 60 tahun untuk pengusaha atau pensiunan. 

Masa pinjaman kredit multiguna biasanya tidak lama, hanya sekitar 1 – 10 tahun. Namun, ada pula bank dengan masa pinjaman hingga 20 tahun. Untuk bunganya, ada beragam variasi suku bunga antara 9 % - 12 %. Bunga ini diberlakukan oleh bank konvensional, berlaku tetap selama 6 bulan – 2 tahun, selanjutnya mengikuti suku bunga bank. Dibandingkan dengan kredit renovasi, bunga kredit multiguna lebih tinggi bunganya yaitu terpaut 1 - 1,5 %. Plafon pinjaman dari KPR renovasi bisa lebih lebar sampai Rp 5 Milyar. 

Begitu pula dengan jangka waktu pengembalian pinjaman, umumnya KPR renovasi lebih panjang hingga 20 tahun. Namun, kelebihan kredit multiguna ialah lebih fleksibel, dimana jaminannya tidak harus tanah dan bangunan. Anda bisa menjaminkan kendaraan dengan usia di bawah lima tahun. Selain itu, nilai agunan juga lebih besar 30 % dari nilai pinajman. Keuntungan lainnya, pencairan Kredit renovasi umumnya tidak diberikan penuh 100 % tetapi kredit multiguna akan dikeluarkan 100 % sesuai kebutuhan Anda. 

Dengan melihat  paparan kredit renovasi dan kredit multiguna, kini pilihan ada di tangan Anda. Sebelum memilih, ada baiknya Anda bersikap bijak dengan menilik kelebihan dan kekurangan keduanya. Kredit Multiguna adalah fasilitas kredit yang diberikan kepada debitur untuk tujuan konsumtif dengan jaminan atas nama pemohon atau pasangan berupa: rumah, apartemen, ruko / rukan. Salah satu perbedaan KMG dengan KTA adalah biasanya KMG memberikan pilihan tertentu untuk jaminan tertentu. 

Misalkan, jika debitur ingin melakukan pembelian rumah atau renovasi rumah, maka yang dijadikan jaminan atau agunan adalah rumah itu sendiri. Namun KMG juga bisa digunakan untuk berbagai keperluan (seperti halnya KTA) sebagai berikut: Ada beberapa keunggulan dari Kredit Multiguna yang bisa Anda pertimbangkan sebelum mengambilnya, yaitu sebagai berikut: Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu keunggulan Kredit Multiguna adalah memiliki limit pinjaman tinggi. Kenapa bisa begitu? Salah satu alasannya karena dia membutuhkan jaminan aset sebagai syaratnya. 

Dengan begitu, risiko bank untuk merugi akibat nasabah mengalami gagal bayar akan lebih kecil dibandingkan Kredit Tanpa Agunan. Sebagai contoh, Anda mau meminjaman dana Rp1 miliar untuk mengembangkan bisnis. Anda bisa menyerahkan surat rumah atau tanah yang bernilai sama dengan permintaan dana sebagai jaminan kepada bank. Bila Anda bisa melakukannya, ada kemungkinan bank akan mau mencairkan dana yang dibutuhkan itu. Dengan limit pinjaman yang tinggi, ada kemungkinan kemampuan Anda untuk membayar utang akan semakin panjang. 

Dengan permasalahan itu, sekarang sejumlah bank memberikan layanan Kredit Multiguna dengan masa tenor sampai 10 tahun, bahkan lebih. Keunggulan kedua ini bertolak belakang dengan Kredit Tanpa Agunan yang rata-rata hanya memberi waktu pelunasan sampai 3 tahun saja. Keunggulan Kredit Multiguna yang lain adalah bisa dipakai untuk beragam keperluan. Tidak seperti Kredit Tanpa Agunan, yang terkadang hanya bisa dipakai untuk tujuan konsumtif. 

Kredit Multiguna bisa digunakan untuk beragam tujuan, mulai dari konsumtif sampai bisnis. Maklum, namanya saja sudah multiguna, pasti penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kemudian, kekurangan yang dimiliki oleh produk KMG berikut ini juga perlu Anda tinjau supaya bisa mengantisipasi dan meminimalisir risiko sebaik mungkin. Kekurangannya adalah sebagai berikut: Salah satu alasan mengapa orang enggan menggunakan kredit multiguna adalah karena harus memiliki aset untuk diagunkan kepada bank. 

Dengan kondisi Anda yang umpama tidak memiliki aset, tentu keinginan untuk mengajukan pinjaman ini menjadi tidak realistis. Kalau sudah begitu, mungkin Anda bisa menggunakan Kredit Tanpa Agunan sebagai solusi lain. Kekurangan lain dari produk ini adalah Anda akan terancam kehilangan aset akibat disita kalau mengalami gagal bayar. Kalau Anda tidak ingin hal tersebut sampai terjadi, yang harus dilakukan tak lain adalah mengatur uang yang dipinjam dengan sebaik mungkin. Selain itu, atur masalah cicilan utang KMG ke dalam rincian pengeluaran setiap bulan, sehingga tidak ada utang yang tertunggak dan menumpuk. 

Karena membutuhkan aset rumah atau mobil sebagai jaminan pinjaman, tentu proses aplikasi akan semakin lama. Karena bank membutuhkan waktu untuk menilai apakah aset yang diajukan sudah sesuai nilainya dengan dana yang diminta. Kalau belum, biasanya mereka akan meminta Anda untuk memberikan aset lain hingga selisih antara dana yang diminta dengan nilai agunan dianggap sesuai. Persyaratan-persyaratan umum untuk pengajuan KMG adalah sebagai berikut: Dalam KMG, fixed rate merupakan penentuan tingkat bunga yang besarnya tetap untuk masa waktu tertentu. Sekadar contoh, ada bank yang menawarkan program fixed rate 7,5% untuk waktu dua tahun. Berarti, debitur KTA bisa mencicipi bunga 7,5% selama dua tahun.

 Ini merupakan penentuan tingkat bunga KMG yang mengacu ke bunga pasar. Dengan demikian, di sini tingkat bunga KMG yang didapat seorang debitur bisa fluktuatif. Bila kondisi pasar tengah apik, yang antara lain bisa dilihat dari tingkat bunga Bank Indonesia, bunga yang dikenakan ke debitur KMG rendah. Bisa di bawah 10%. Sementara, bila kondisi pasar tengah buram seperti sekarang, bunga tersebut bisa naik ke angka melebihi 15%. 

Bank sering mengombinasikan fixed rate dengan floating rate dalam program promosi mereka. Masing-masing bank mempunyai ketentuan review atau kaji ulang bunga KMG berbeda-beda. Ada yang melakukan review setiap 3 bulan atau 6 bulan tapi jarang sekali yang tahunan. Secara umum terdapat 3 (tiga) jenis penghitungan bunga untuk produk pinjaman, termasuk untuk produk KMG, yaitu sebagai berikut: Suku bunga flat adalah perhitungan bunga yang paling mudah. Tiap bulan angsurannya sama, bunganya sama, cicilan pokoknya sama. Biasanya perhitungan bunga ini dipakai pada KTA (Kredit Tanpa Agunan). 

Dalam kredit bunga flat atau bunga tetap, plafon kredit dan besarnya bunga akan dihitung secara proposional sesuai dengan jangka waktu kredit. Nilai bunga akan tetap sama setiap bulan, karena bunga dihitung dari prosentasi bunga dikalikan pokok pinjaman awal. Jadi jumlah pembayaran pokok + bunga setiap bulan akan sama besarnya. Dalam kredit dengan bunga efektif atau kadang disebut sliding rate, perhitungan bunganya dilakukan pada setiap akhir periode angsuran. 

Bunga kredit dihitung dari saldo akhir setiap bulannya. Bunga dihitung berdasar nilai pokok yang belum dibayar. Jadi bunga per bulan akan berubah-ubah berdasar nilai pokok yang masih terhutang. Nilai bunga yang dibayar debitur setiap bulan akan semakin mengecil. Karena bunganya yang dibayar mengecil, maka angsuran per bulan akan semakin menurun dari waktu ke waktu. Angsuran bulan kedua lebih kecil daripada angsuran bulan pertama, begitu seterusnya. Kredit bunga anuitas adalah modifikasi dari perhitungan kredit bunga efektif. 

Modifikasi ini dilakukan untuk mempermudah nasabah dalam membayar per bulannya, karena angsuran tiap bulannya sama. Dalam kredit dengan bunga anuitas, angsuran bulanannya tetap. Namun komposisi bunga dan pokok angsuran akan berubah tiap periodenya. Nilai bunga per bulan akan mengecil, angsuran pokok per bulannya akan membesar. Jadi angsuran bulanannya tetap, hanya komposisi antara pokok dan bunga berbeda. 

Pada awal pengajuan kredit perorangan, baik KTA maupun KMG, Anda akan dikenakan biaya provisi. Provisi adalah biaya balas jasa ke bank karena disetujuinya pinjaman. Ada yang bilang biaya provisi ini hampir sama juga dengan biaya administrasi. Biaya provisi dikenakan sebanyak satu kali di awal proses pengambilan kredit dengan memotong langsung dari dana pinjaman yang dicairkan bank. Ada juga bank yang tidak menerapkan biaya provisi pada pemohon kredit, tetapi mengenakan biaya administrasi yang cukup tinggi untuk pengurusan kredit tadi. 

Biaya provisi untuk KMG lebih rendah dibanding provisi untuk KTA. Besarnya antara 0,5 – 1,5% dari total pinjaman yang disetujui. Yang dimaksud biaya di muka ini adalah biaya yang harus dibayarkan di luar cicilan. Jumlahnya tergantung pihak bank. Untuk pengajuan KMG, biaya di muka ini ditetapkan berdasarkan persetujuan bank dan penerima kredit. Biasanya sekitar 1% dari total kredit yang didapat. Pihak bank seperti biasa akan menetapkan bunga pada kredit yang Anda minta. Besaran bunganya berbeda-beda, tergantung bank yang mengeluarkan kredit tersebut. 

Bunga untuk KMG sekitar 9 – 12% per tahunnya alias lebih rendah dari KTA. Selama 6 – 12 bulan cicilan KMG itu memakai bunga tetap (fixed rate), baru setelah itu bunganya fluktuatif alias disesuaikan dengan naik turunnya bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Biaya penalti adalah biaya yang dikenakan bank bila pelunasan KTA atau KMG dipercepat sesuai dengan ketentuan masing-masing bank. Untuk pengajuan KMG, biaya penalti biasanya sesuai dengan kesepakatan antara bank dan penerima kredit. Ada bank bahkan yang tidak menetapkan biaya penalti. 

Beberapa bank meminta pihak pengambil kredit untuk membayar materai dan itu berlaku untuk KTA dan KMG juga. Namun ada juga bank yang murah hati dan membayarkan biaya materai, terutama untuk kredit jenis KMG. KMG menerapkan asuransi jiwa yang akan melindungi pihak penerima kredit. Bukan apa-apa secara tenornya cukup lama, ditambah jumlah pinjaman yang besar membuat bank tidak mau mengambil risiko bila yang menerima kredit meninggal dunia. 

Asuransi yang dipilih juga berdasarkan penunjukkan bank, bukan pilihan Anda yang akan diasuransikan. Beberapa pihak penyedia KMG menawarkan cara yang bervariasi dalam memudahkan nasabah untuk melakukan pembayaran cicilan pinjaman, diantaranya adalah sebagai berikut: Di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis aset yang dianggap bank layak dijaminkan kepada bank dan bisa dijadikan jaminan untuk memperoleh kredit atau pinjaman perorangan, di antaranya sebagai berikut: Pinjaman ini sering juga dikenal sebagai Gadai sertifikat Rumah. 

Ada banyak jenis properti yang bisa diagunkan di Indonesia, seperti rumah dan tanah. Anda cukup menyerahkan sertifikat tanah, rumah, ruko, gudang, bahkan gedung untuk ditawarkan kepada pihak bank. Untuk rumah, rata-rata plafon kredit yang ditawarkan sekitar Rp 100 juta sampai di atas Rp 2 miliar dengan tenor bervariasi mulai dari 2 sampai 10 tahun. Di Indonesia, kendaraan sudah sangat umum dijadikan agunan Kredit Multiguna. 

Pinjaman ini juga dikenal Gadai BPKB Mobil atau Gadai BPKB Motor. Biasanya, kendaraan yang sering diagunkan adalah motor, mobil, truk, dan lainnya. Khusus untuk mobil, nilai taksir tertinggi yang ditawarkan rata-rata Rp 100 juta dengan tenor maksimal 5 tahun, jarang ada yang melebihi angka tersebut kecuali mobilnya memang sangat mahal. Hal ini dikarenakan mobil sebenarnya bukanlah barang investasi, dengan demikian nilainya akan terus turun dari tahun ke tahun. 

Untuk persyaratannya, bank meminta jaminan BPKB asli, STNK, dan kunci kendaraan. Di samping itu, mobil yang bisa diagunkan biasanya yang berusia tidak lebih dari 10 tahun. Logam mulia, terutama emas, merupakan salah satu jenis agunan kredit yang paling sering digunakan di Indonesia. Pada umumnya, masyarakat menjaminkan emasnya di pegadaian milik pemerintah untuk mendapat sejumlah dana. Selain bunganya yang ringan, emas juga mudah diuangkan karena sudah ada ukuran/acuan harganya. 

Namun, bagi Anda yang ingin menggadaikan mas kawin, biasanya nilainya hanya sekitar 70-80% dari harga asli saja karena biasanya pegadaian hanya menghitung berat emasnya saja, tidak desain, atau lainnya. Pengajuan kredit semacam ini biasanya hanya dilakukan antara bank dan sebuah perusahaan untuk transaksi berskala besar. Kapal dan pesawat terbang yang bisa dijadikan agunan kredit adalah yang bervolume bruto minimal 20 meter kubik dan berbobot bruto maksimal 20 meter kubik. 

Selain pesawat, perusahaan juga sering mengajukan aset lain berupa mesin pabrik. Untuk aset ini, bank biasanya melihat aspek umur dan kelayakan teknis lainnya, seperti kesehatan mesin. Plafon tertinggi yang diberikan kreditur ketika ada pihak yang memberikan aset tersebut rata-rata di atas Rp 5 miliar, tergantung seberapa besar skala barang yang diberikan. Pemberian aset ini biasanya berlaku bagi para petani atau peternak saja. Untuk perkebunan, bank sering menerima produk kopi. 

Namun yang diterima hanya yang berkualitas tinggi, seperti jenis Arabika Gayo. Bank biasanya hanya memberi masa tenor maksimal 1 kuartal atau 3 bulan, tapi bisa diperpanjang kalau jumlah kopinya minimal 1 ton. Untuk ternak, yang sering dijaminkan adalah sapi. Namun yang diterima biasanya hanya sapi betina produktif, tapi ada pula yang menerima sapi hamil dan sapi siap hamil. Biasanya para debitur yang rata-rata peternak mencari pinjaman ini untuk memperoleh Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS). Bank bukan hanya tempat yang memberikan layanan pinjaman, melainkan juga sebagai tempat untuk menyimpan dan menjaga berbagai aset pribadi nasabahnya. 

Note: Layanan Dana Tunai Pinjaman Cepat Cair Di Daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Seluruh Wilayah Indonesia Proses Cepat Syarat Mudah Non BI Checking. Informasi Lengkap Anda dapat Menghubungi Kami disini.
Disqus Comments