Apa Itu Asuransi? Dan Apa Saja Manfaatnya


Kehilangan salah satu benda, sakit, sampai dengan kecelakaan akan selalu mengintai kehidupan setiap orang. Tak ada kehidupan yang 100% aman dari gangguan tersebut. Gangguan itu adalah risiko yang mesti dihadapi sewaktu-waktu dan tak jarang akan menguras harta-benda dan juga aset yang Anda punya.

Berbagai usaha pastinya dilakukan guna menghindari faktor risiko. Sebagai contohnya, Anda lebih memilih menggunakan layanan antar jemput bagi buah hati Anda untuk kesekolah dan untuk menghindari risiko kecelakaan dijalan yang lebih riskan ketika anak Anda berangkat sendiri memakai transportasi umum. Contoh lainnya adalah, Anda menerapkan pola hidup yang sehat, mulai dari asupan makanan sampai dengan olahraga, guna mencegah penyakit yang bisa membuat Anda menjadi sulit beraktivitas hingga akhirnya memerlukan biaya yang tak sedikit dalam hal pengobatannya.



Tetapi, yang namanya resiko pastinya akan selalu mengintai Anda ataupun aset yang Anda punya. Contohnya, Anda sudah berusaha untuk menjaga kendaraan Anda dengan memasangkan kunci ganda setiap kali Anda parkir. Tetapi sekali waktu saat banjir datang, kendaraan Anda terseret arus hingga rusak. Risiko ini pastinya jarang terfikirkan. Lain lagi ketika anda menghadapi kebakaran dirumah yang merupakan akibat dari rembetan kebakaran yang menimpa pada rumah tetangga Anda. Saat musibah ini terjadi, selain kehilangan aset rumah, barang berharga didalam hunian Anda bisa saja ikut hangus. Dan ada kemungkinan juga Anda akan menderita sakit karena peristiwa tersebut.

Secara harfiah, resiko dapat diartikan sebagai kemungkinan atau potensi kerugian yang bisa timbul tanpa di kehendaki sebelumnya. Unsur ketidak pastian dalam risiko akan membuat kemungkinan ini bisa menimpa siapa saja, kapan saja, dan dimana saja.

Unsur-Unsur Asuransi


Risiko umumnya sangat berkaitan erat dengan kerugian. Faktor-faktor kerugian tersebutlah yang menjadi ketakutan seseorang dalam menghadapinya. Untuk meminimalisir kerugian dari resiko suatu kejadian yang bisa menimpa Anda, penanggulangan risiko baiknya segera Anda lakukan. Salah satu caranya adalah dengan membuat asuransi yang sesuai dengan kebutuhan.

Asuransi berasal dari bahasa Inggris, yaitu insurance yang mempunyai makna sebagai jaminan dan juga perlindungan. Didalam produk penanggulangan risiko, asuransi menjadi mekanisme yg bisa mengalihkan resiko yang mungkin menimpa tertanggung kepada penanggung ataupun pihak asuransi. Pengalihan resiko ini dilakukan melalui pembayaran klaim yang diberikan dari pihak asuransi kepada pihak tertanggung yg mendapat kerugian dari suatu kejadian ataupun keadaan yang diasuransikan.



Asuransi memang tak bisa menghentikan risiko yang mungkin saja menimpa Anda ataupun keluarga dan juga aset Anda. Tetapi, jenis layanan satu ini bisa mereduksi ataupun mengurangi dampak kerugian yang ditimbulkan dari sebuah risiko. Hal tersebut membuat asuransi semakin tenar pada zaman sekarang karena semua orang tak menginkan adanya rasa khawatir yang berlebihan terhadap kemungkinan kehilangan dari resiko yang mengintai.

Bukti pengalihan resiko dari pihak asuransi kepada tertanggung tercantum didalam polis asuransi yang diterbitkan oleh pihak asuransi kepada tertanggung yang sudah memenuhi kewajiban untuk membayar premi. Didalam asuransi, terdapat tiga unsur yang menjadi pedoman utama mekanisme pereduksian resiko tertanggung sebagai berikut.

1. Premi

Anda pasti sudah sering mendengar istilah tersebut, tetapi banyak juga yang tak mampu menjelaskan pengertian dari premi. Secara sederhana, premi ialah kewajiban yang harus dibayarkan tertanggung pada pihak asuransi sebagai penyedia jasa pengalihan resiko yang diinginkan. Untuk memperoleh manfaat pengalihan resiko dari pihak asuransi, kewajiban dalam membayar premi ini wajib dilunasi oleh tertanggung.

2. Polis Asuransi

Sebagai ganti dari premi yg sudah dibayarkan untuk jasa asuransi, tertanggung mempunyai hak untuk mendapat polis. Pengertian dari polis asuransi ialah surat kontrak ataupun perjanjian yang diterbitkan oleh pihak asuransi kepada tertanggung yg menjadi dasar untuk membayar ganti rugi kepada tertanggung dari sebuah kerugian yang dialaminya. Polis ini berisi tentang segala ketentuan yg menjamin apa saja kerugian yg ditanggung pihak asuransi hingga data tertanggung secara jelas.

3. Klaim

Saat mendapat kerugian dari suatu kejadian, Anda bisa mengecek resiko tersebut sudah diasuransikan dan terncantum didalam polis atau tidak. Bila tercantum, anda bisa melakukan pengajuan klaim sebagai bentuk permintaan penggantian atau ganti rugi dari kerugian yang telah Anda alami.


Kriteria Risiko yang Dapat Ditanggung Asuransi


Dengan asuransi, Anda bisa merasa tenang dan terjamin dikarenakan akan ada pereduksi resiko yang merugikan diri Anda. Tetapi yang perlu Anda ketahui, tak semua risiko bisa diasuransikan. Ada beberapa kriteria yang juga harus dipenuhi oleh risiko tersebut hingga akhirnya bisa diasuransikan melalui metode pengalihan risiko.

1. Harus Termasuk Dalam Risiko Murni dan Termasuk Risiko Khusus

Dengan kata lain resiko tersebut muncul secara tak terduga dan bisa menimpa siapa saja. Contohnya risiko kecelakaan ataupun risiko meninggal dunia.

2. Dapat Diukur dengan Uang

Hal Ini berarti pengalihan resiko dinilai dari segi finansial, bukan dari emosional tertanggung. Misalnya pada asuransi jiwa, pihak asuransi hanya bisa memberikan pengalihan berupa uang yg sudah dipertangunggkan, tanpa dapat menghidupkan kembali pihak yang telah meninggal.

3. Bersifat Sama dan Dalam Jumlah Besar

Banyaknya resiko serupa menjadi penilaian pihak asuransi dalam menentukan perkiraan besarnya kerugian yang telah terjadi. Hal-hal khusus seperti koleksi perangko, akan sangat sulit diasuransikan dikarenakan pihak asuransi sulit dalam menentukan besaran nilai pertanggungan, Ini disebabkan karena nilainya bergantung dari kesukaan subjektif.

4. Terjadi Secara Kebetulan dan Tidak Disengaja

Pihak asuransi tak mau bertanggung jawab dalam pengalihan resiko dari kerugian yang mungkin timbul karena kesengajaan. Sebagai contoh, tak ada nilai pertanggungan bagi seseorang yg masuk rumah sakit karena mencoba bunuh diri.

5. Dapat Dibuktikan

Dalam hal tersebut pihak asuransi menuntut bukti yg sah dari kerugian yang sudah Anda alami sebelum mengeluarkan ganti-ruginya. Sebagai contoh, saat Anda kehilangan mobil yang sudah diasuransikan, Anda wajib memiliki surat keterangan polisi yg menyatakan kehilangan tersebut sampai pada akhirnya baru bisa mengajukan klaim pada pihak asuransi.

6. Mengandung Kerugian Bagi Tertanggung

Bahwa resiko yang Anda asuransikan harus menyangkut tentang diri Anda sendiri. Bila risiko tersebut ternyata hanya berdampak pada orang lain saja, pihak asuransi tak bisa mengalihkan risikonya. Sebagai contoh, Anda tak bisa mengasuransikan motor tetangga Andakarena jika motor tersebut hilang ataupun rusak, yang menderita kerugian bukanlah Anda, melainkan tetangga Anda.

Contoh Risiko yang Ditanggung Asuransi


Dari penjabaran mengenai kriteria resiko yang bisa diasuransikan, berikut ialah beberapa contoh risiko yg akan disetujui pihak asuransi bila Anda ingin mengalihkan potensi kerugiannya.



    Resiko cacat karena mengendarai kendaraan bermotor.
    Resiko hancurnya kendaraan karena kecelakaan.
    Resiko tak bisa melanjutkan pendidikan karena hilangnya pendapatan orang tua.
    Resiko terbakarnya bangunan karena korsleting listrik.
    Resiko hilangnya penghasilan karena meninggal.
    Resiko rusaknya rumah, kendaraan, dan harta benda karena kebakaran maupun bencana alam.
    Resiko kehilangan harta benda karena pencurian.

Sebagai perekdusi resiko, fasilitas asuransi bisa memberikan beberapa manfaat lain yang juga memungkinkan Anda semakin apik dalam hal pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Unit Link dan Asuransi Kesehatan Bsa Jadi Pilihan Pas Selain BJS

Manfaat Asuransi yang Mesti Anda Ketahui


Manfaat dari asuransi dibawah ini pada kenyataannya sangatlah berguna untuk tertanggung yang membayar premi.

1. Menghadirkan Rasa Aman

Intaian risiko tentunya menimbulkan kekhawatiran yang tak pernah selesai. Bila sudah demikian, bukannya tak mungkin hari-hari Anda akan dipenuhi kecemasan akan sesuatu masalah yang tak pasti. Asuransi memberikan Anda rasa aman untuk menghadapi semua itu sehingga Anda bisa lebih berkonsentrasi dalam melakukan aktivitas dan mengembangkan diri. Hidup Anda juga akan menjadi lebih tenang karena merasa terlindungi.

2. Memberi Kepastian

Dari resiko yang bersifat tak pasti, Anda bisa memperoleh kepastian dari asuransi. Artinya, Anda sudah bisa memperkirakan biaya atapunu akibat finansial dari resiko yang dapat muncul kapan saja dengan nilai yang relatif lebih pasti.

3. Tempat Menabung dan Investasi

Pada jenis-jenis tertentu, ada fasilitas asuransi yang mempunyai nilai tunai jika tak terpakai ataupun tak ada pengajuan klaim. Jenis seperti ini disebut whole life atau endowment. Bahkan sekarang, terdapat asuransi yg digabungkan dengan investasi yg dikenal dengan istilah unit link. Dari jenis itu, asuransi tidak hanya bisa mereduksi resiko pada diri maupun aset Anda, melainkan juga bisa menjadi sarana untuk menabung serta alat untuk berinvestasi.



4. Meminimalisasi Risiko Kerugian

Sesuai dengan fungsi utamanya sebagai pengalih resiko, asuransi tentunya bisa membuat potensi kerugian yg Anda bisa alami dari resiko tertentu jadi seminimal mungkin. Hal tersebutlah yg membuat asuransi dikenal juga sebagai pereduksi risiko.

Baca Juga: Cara Menyiapkan Biaya Pendidikan Untuk Anak Tercinta

5. Meningkatkan Kegiatan Usaha

Bayangkan bila tempat usaha Anda tiba-tiba hancur atau aset didalamnya lenyap. Tentu Anda harus menyiapkan dana yang cukup besar untuk menggantinya agar usaha bisa terus berjalan. Dengan asuransi, kerugian dari hal ini bisa ditanggungkan pada pihak asuransi sehingga dana yg ada dapat dipakai untuk keperluan meningkatkan kegiatan usaha Anda.

Jadikan Asuransi Sebagai Pereduksi Risiko Anda


Asuransi memang tak bisa menghilangkan resiko yang mungkin akan timbul didalam kehidupan Anda. Tetapi dengan mempunyai asuransi, Anda akan sangat terbantu bila risiko tersebut tiba-tiba menghampiri dan menimbulkan kerugian yag besar. Dengan mempunyai polis asuransi, otomatis Anda tak akan menanggung sendiri kerugian itu. Akan ada pengalihan resiko yg menghasilkan ganti rugi dari pihak asuransi pada Anda sebagai bentuk pertanggungan dari premi yg sudah Anda bayarkan. Hidup Anda pun dapat segera berjalan normal tanpa harus pusing-pusing memikirkan seberapa banyak waktu serta biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki semua kerugian finansial yang ditimbulkan dari risiko tersebut.

Baca Juga: Cara Mempunyai Kehidupan Sejahtera Di Masa Tua

Note: Layanan Dana Tunai Pinjaman Cepat Cair Di Daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Seluruh Wilayah Indonesia Proses Cepat Syarat Mudah Non BI Checking. Informasi Lengkap Anda dapat Menghubungi Kami disini.
Disqus Comments